Kamis, 16 Oktober 2014

Indeks Massa Tubuh ( IMT )


qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnm
 

MAKALAH BIOLOGI
Ø IMT ( Indeks Masa Tubuh )
Ø BMR ( Basale Metabolic Rate )
Ø BERAT IDEAL

NAMA : RENA MELANI N.C.P
KELAS : XI-B





Kata Pengantar
Puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan penulisan makalah tentang “ IMT,BMR, dan BERAT IDEAL” ini dengan baik. Makalah ini disusun sebagai tugas Biologi.
Adapun makalah ini kami susun berdasarkan pengamatan kami dari internet yang ada kaitannya dengan makalah yang kami buat. Dalam penyusunan makalah ini tentunya tidak lepas dari adanya bantuan dari pihak tertentu, oleh karena itu kami tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada orang tua kami, guru pembimbing kami, dan teman-teman kami yang telah membantu hingga selesainya makalah ini.
Dalam penyusunan makalah ini kami menyadari masih banyak kekurangan dan kelemahannya. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk menyempurnakan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat untuk para pembaca.


Disusun oleh

Rena Melani



Daftar Isi
Bab I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
1.2  Tujuan Penulisan
1.3  Rumusan Masalah
1.4  Metode
Bab 2
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian IMT
2.2 Menghitung IMT dan kesimpulannya
2.3 Kelebihan dan kekurangan IMT
2.4 Pengertian Berat Ideal
2.5 Menghitung berat ideal dan kesimpulannya
2.6 Pengertian BMR
2.7 Faktor – faktor yang mempengaruhi BMR
2.8 Menghitung BMR
Bab 3
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran



Bab 1
PENDAHULUAN
1.1            Latar Belakang

Masa remaja merupakan periode dari pertumbuhan dan proses kematangan manusia, pada masa ini terjadi perubahan yang sangat unik dan berkelanjutan. Perubahan fisik karena pertumbuhan yang terjadi akan mempengaruhi status kesehatan dan gizinya. Ketidakseimbangan antara asupan kebutuhan atau kecukupan akan menimbulkan masalah gizi, baik itu berupa masalah gizi lebih maupun gizi kurang.
Selain masalah gizi, remaja saat ini juga mengkhawatirkan tentang berat badannya, termasuk remaja wanita. Mereka tentu tidak percaya diri jika memiliki berat badan berlebih/ obesitas. Oleh karena itu kami disini menjelaskan perhitungan berat ideal supaya dapat mengantisipasi obesitas dan menanggulangi obesitas.
Di samping gizi dan berat ideal, tubuh kita juga membutuhkan kalori per harinya. Tentu tidak lengkap atau tidak sempurna jika tubuh kekurangan kalori.
1.2            Tujuan Penulisan
Ø  Mengetahui perkembangan gizi
Ø  Mengetahui cara menanggulangi kekurangan gizi
Ø  Mengetahui berat badan ideal
Ø  Mengetahui kebutuhan kalori tubuh per harinya
1.3 Rumusan Masalah
1        Apa yang dimaksud dengan IMT ?
2        Contoh cara menghitung IMT dan kesimpulannya?
3        Apakah Kelebihan dan kekurangan IMT ?
4        Apa yang dimaksud dengan Berat Ideal ?
5        Contoh cara menghitung berat ideal dan kesimpulannya ?
6        Apa yang dimaksud dengan BMR ?
7        Apa sajakah faktor – faktor yang mempengaruhi BMR ?
8        Contoh cara menghitung BMR ?
1.4Metode
Melalui browsing internet dari berbagai sumber yang ada.





Bab 2
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian IMT
IMT atau sering juga disebut indeks Quatelet pertama kali ditemukan oleh seorang ahli matematika Lambert Adolphe Jacques Quatelet adalah alat pengukuran komposisi tubuh yang paling umum dan sering digunakan. Beberapa studi telah mengungkapkan bahwa IMT adalah alat pengukuran yang berguna untuk mengukur obesitas, dan telah direkomendasikan untuk evaluasi klinik pada obesitas anak (Daniels et al, 1997).
IMT merupakan petunjuk untuk menentukan kelebihan berat badan berdasarkan indeks quatelet (berat badan dalam kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam meter (kg/m2)). Interprestasi IMT tergantung pada umur dan jenis kelamin anak karena anak lelaki dan perempuan memiliki kadar lemak tubuh yang berbeda. IMT adalah cara termudah untuk memperkirakan obesitas serta berkolerasi tinggi dengan massa lemak tubuh, selain itu juga penting untuk mengidentifikasi pasien obesitas yang mempunyai risiko komplikasi medis (Pudjiadi et al, 2010).
Indeks massa tubuh (IMT) adalah nilai yang diambil dari perhitungan antara berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) seseorang. IMT dipercayai dapat menjadi indikator atau mengambarkan kadar adipositas dalam tubuh seseorang. IMT tidak mengukur lemak tubuh secara langsung, tetapi penelitian menunjukkan bahwa IMT berkorelasi dengan pengukuran secara langsung lemak tubuh seperti underwater weighing dan dual energy x-ray absorbtiometry (Grummer-Strawn LM et al.,2002).
IMT merupakan altenatif untuk tindakan pengukuran lemak tubuh karena murah serta metode skrining kategori berat badan yang mudah dilakukan.
v  Rumus             :
IMT =
Ø  Keterangan : BB : Berat Badan (kg) dan TB : Tinggi Badan (m)
Jika,
IMT = 16 – 18,4 berarti kandungan gizi kurang
IMT = 18,5 - < 25 berarti kandungan gizi baik
IMT = 25 – 30 berarti kandungan gizi di atas normal
IMT = > 30 berarti kandungan gizi sangat berlebihan/obesitas



2.2 Menghitung gizi dan kesimpulannya
Berdasarkan penilaian gizi yang saya alami :
Saya mempunyai berat badan 40 kg, dan tinggi badan 152,5 cm.
Jika dimasukkan ke dalam rumus, sebagai berikut :
Berat badan : 40 kg
Tinggi badan : 152,5 cm = 1,525 m
IMT     =        
            =         
            = 17,199
v  Menurut dari keterangan-keterangan gizi, gizi saya 17,199 dan tergolong ke dalam kandungan gizi kurang.
Penyebabnya rata-rata dikarenakan saya mengkonsumsi energi lebih rendah dari kebutuhan yang mengakibatkan sebagian cadangan energi tubuh dalam bentuk lemak akan digunakan. Kerugiannya jika seseorang masuk dalam kategori ini antara lain :
a.     Penampilan cenderung kurang menarik.
b.    Mudah letih.
c.     Resiko sakit tinggi, beberapa resiko sakit yang dihadapi antara lain: penyakit infeksi, depresi, anemia dan diare
d.    Wanita kurus kalau hamil mempunyai resiko tinggi melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah.
e.     Kurang mampu bekerja keras.
Ø  Hal yang harus saya lakukan :
o   Memakan makanan dengan susunan menu gizi seimbang.
o   Melakukan olahraga secara rutin.
o   Melakukan kegiatan fisik sehari-hari
v  Jika gizi dalam keadaan normal, itu artinya ia sudah mengkonsumsi energi sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan tubuh. Sehingga tidak terjadi penimbunan energi dalam bentuk lemak, maupun penggunaan lemak sebagai sumber energi. Keuntungan dari IMT yang normal ini antara lain:
a.     Penampilan menarik, proporsional, dan lincah
b.    Resiko penyakit bisa di minimalisir menjadi lebih rendah.
Ø  Adapun cara untuk mempertahankan IMT normal adalah:
a.     Mempertahankan kebiasaan makan sehari-hari dengan susunan menu gizi seimbang.
b.    Perlu kebiasaan olah raga yang teratur.
c.     Tetap melakukan kebiasaan fisik sehari-hari.




2.3            Kekurangan dan Kelebihan Indeks Massa Tubuh
Indeks massa tubuh (IMT) merupakan salah satu indikator yang dapat dipercayai untuk mengukur lemak tubuh. Walau bagaimanapun, terdapat beberapa kekurangan dan kelebihan dalam mnggunakan IMT sebagai indikator pengukuran lemak tubuh.
Ø  Kekurangan indeks massa tubuh adalah:
1.    Pada olahragawan
Tidak akurat pada olahragawan (terutama atlet bina) yang cenderung berada pada kategori obesitas dalam IMT disebabkan mereka mempunyai massa otot yang berlebihan walaupun presentase lemah tubuh mereka dalam kadar yang rendah. Sedangkan dalam pengukuran berdasarkan berat badan dan tinggi badan, kenaikan nilai IMT adalah disebabkan oleh lemak tubuh.
2.    Pada anak-anak                       
Tidak akurat karena jumlah lemak tubuh akan berubah seiringan dengan pertumbuhan dan perkembangan tubuh badan seseorang. Jumlah lemak tubuh pada lelaki dan perempuan juga berbeda selama pertumbuhan. Oleh itu, pada anak-anak dianjurkan untuk mengukur berat badan berdasarkan nilai persentil yang dibedakan atas jenis kelamin dan usia.
3.    Pada kelompok bangsa
Tidak akurat pada kelompok bangsa tertentu karena harus dimodifikasi mengikut kelompok bangsa tertentu. Sebagai contoh IMT yang melebihi 23,0 adalah berada dalam kategori kelebihan berat badan dan IMT yang melebihi 27,5 berada dalam kategori obesitas pada kelompok bangsa seperti Cina, India, dan Melayu. (CORE, 2007).
Ø  Kelebihan indeks massa tubuh adalah:
1.    Biaya yang diperlukan tidak mahal
2.    Untuk mendapat nilai pengukuran, hanya diperlukan data berat badan dan tinggi badan seseorang.
3.    Mudah dikerjakan dan hasil bacaan adalah sesuai nilai standar yang telah dinyatakan pada table IMT.



2.4 Pengertian Berat Ideal
            Berat Ideal adalah berat yang dimiliki oleh manusia itu sebanding dengan tinggi badan yang dimiliki oleh manusia tersebut juga.
v  Rumus                         :
Berat Ideal = Tinggi badan ( cm ) - 110
2.5 Menghitung bobot ideal dan kesimpulannya
Contohnya adalah menghitung berat badan ideal saya.
Tinggi badan saya : 152,5 cm
Berat Ideal      = 152,5 – 110
                        = 42,5 kg
Jadi berat badan ideal saya adalah 42,5 kg. Sedangkan berat saya masih 40 kg, itu artinya berat bedan saya untuk mencapai berat ideal masih harus menambah 2,5 kg lagi. Penyebab berat badan saya kurang ideal karena :
o   Kurang memakan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi.
o   Kurang memakan makanan yang mengandung lemak.
o   Tidur yang tidak pada umumnya ( tidur sampai larut malam ).
o   Kurang berolahraga secara rutin.
o   Pola makan yang tidak teratur.
Hal yang harus saya lakukan :
o   Memakan makanan yang berkarbohidrat dan berlemak.
o   Tidur teratur.
o   Sering berolahraga.
o   Mengatur pola makan yang benar.



2.6 Pengertian BMR
Basal Metabolic Rate ( BMR ) adalah kebutuhan kalori minimum yang dibutuhkan seseorang hanya untuk sekedar mempertahankan hidup, dengan asumsi bahwa orang tersebut dalam keadaan istirahat total, tidak melakukan aktivitas sedikitpun.
v  Rumus             :
Ø  Laki-laki :
1,0 x kg Berat Badan x 24 jam ( untuk usia < 50 tahun )
0,9 x kg Berat Badan x 24 jam ( untuk usia > 50 tahun )
Ø  Perempuan :
0,9 x kg Berat Badan x 24 jam ( untuk usia > 50 tahun )
0,8 x kg Berat Badan x 24 jam ( untuk usia < 50 tahun )




2.7 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat BMR
ü  Genetik, sebagian orang dilahirkan dengan tingkat metabolisme basal (BMR) tinggi, dan sebagian lagi BMRlebih rendah.
ü  Gender, laki – laki cenderung memiliki massa otot lebih besar daripada perempuan, sehingga BMR laki – laki lebih besar daripada perempuan.
ü  Usia, BMR cendererung berkurang seiring dengan bertambahnya usia. BMR seseorang dapat turun sekitar 2% per dekade.
ü  Berat tubuh, semakin berat massa tubuh seseorang, BMRnya akan lebih tinggi.
ü  Body surface area atau Luas permukaan tubuh, ini berkaitan dengan tinggi dan berat seseorang. Sehingga orang yang lebih tinggi dan besar cenderung memiliki BMR yang lebih tinggi.
ü  Pola makan, dalam keadaan lapar BMR seseorang bisa turun hingga 30%.
ü  Suhu tubuh, setiap kenaikan suhu tubuh 0.5 C,BMR bisa meningkat hingga 7%.
ü  Suhu Lingkungan, suhu lingkungan juga berpengaruh pada tingkat BMR seseorang. Ini berkaitan dengan upaya penstabilan suhu tubuh. Semakin rendah suhu lingkungan, BMR akan cenderung lebih tinggi.
ü  Hormon, hormon yang mempengaruhi tingkat BMR adalah hormon tiroksin. Hormon tiroksin sebagai regulator BMR, yang mengatur kecepatan metabolisme tubuh. Semakin banyak homon tiroksin yang disekresikan, maka akan semakin tinggi BMRnya.



2.8 Menghitung BMR
Contohnya menghitung BMR saya.
Berat badan saya 40 kg dan umur saya 17 tahun. Saya memakai rumus :
BMR   = 0,8 x kg Berat Badan x 24 jam
            = 0,8 x 40kg x 24 jam
            = 768 Kalori/hari.
Jadi tubuh saya membutuhkan 768 kalori per harinya.



Bab 3
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Pemenuhan kebutuhan gizi,kalori pada remaja sangat bermanfaat bagi peningkatan otak ( intelegensi ), bagi tumbuh kembangnya dan juga sangat menunjang dalam aktivitasnya sehari-hari. Karena dengan pemenuhan kebutuhan gizi, kalori diharapkan nantinya kebutuhan dan kesehatan pada manusia bisa meningkat dan tidak mengalami obesitas.
3.2 Saran
1. Remaja sebaiknya tetap sadar akan kebutuhan gizi dan kalori, serta menjaga berat ideal walaupun mempunyai aktivitas yang padat.
2. Sadar bahwa kesehatan itu mahal harganya, lebih baik menjegah daripada mengatasi.
3. Dengan pemenuhan kebutuhan gizi pada remaja diharapkan semakin banyak prestasi yang dihasilkan di Negara ini. Karena dengan remaja yang terpenuhi zat gizinya semakin aktif dan konsentrasi dia dalam belajar dan berkreasi.




Daftar Pustaka
http://www.google.com//gizi remaja//2008
http://rezafachlevi.blogspot.com/2009/05/basal-metabolic-rate-bmr.html